Aduh!! Gegara Lahan di Pasar, Dua Oknum Anggota Ormas Saling Lapor

  • Kepala ULP Pasar tak mampu atasi

PAREPARE, TIME BERITA .com — Dua organisasi termana di kota Parepare yaitu Pemuda Pancasila (PP) dan PEKAT IB ribut diduga mengenai lahan parkir di pasar Lakessi kota Parepare, pada hari Sabtu (11/7/2020), Namun disayangkan kepala ULP Pasar Lakessi tidak mampu merangkul kedua kubuh tersebut sehingga ribut.

Kronologis kejadiannya, dimana terlebih dahlulu pelaku Muslimin (48) dengan memakai atribut PP mendatangi Ansar (27) selaku anggota pengurus PEKAT IB di markasnya untuk mempertanyakan soal teguran Ansar terhadap anggotanya Muslimin yang lagi menjaga parkir di pasar, namun di bantah oleh Ansar bahwa tidak pernah menegurnya.

Namun tiba-tiba Muslimin anggota PP langsung tiba-tioba melayankan pukulan mentah kepada kepala Ansar anggota PEKAT bagian kanan membuat Ansar kesakitan sehingga ribut dipasar semua orang berkerumun dipasar melihat kejadian itu dan sejumlah warga pasar melerainya dan justru Muslimin menudu Ansar secara ramai-ramai dirinya diserang saat masuk di markas Ansar, sesuai laporan polisinya.

Atas kejadian itu, Muslimin langsung melapor Ansar kepolisi bersama anggotanya ke Polres Parepare dengan nomor polisi: 272/VII/TUK.7.1.3/2020 Polda Sulsel/Res Parepare tertanggal 11 Juli 2020 dengan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama.

Beberapa jam kemudian Ansar juga melaporkan Muslimin ke polisi dengan nomor Polisi: 275/VII/Tuk.71.3/2020/Polda Sulsel/Res Parepare tertanggal 11 Juli 2020 dengan tindak pidana penganiayaan.

Setelah keduanya saling melapor maka keduanya datang ke Polres untuk memberikan keteranganya masing-masing, namun penyidik mendahulukan pemeriksaan anggota PEKAT hingga tengah malam sedangkan anggota PP disuruh pulang dan besok akan diperiksa untuk dimintai keteranganya.

Padahal, sebelumnya, kedua kelompok ini pernah didamaikan oleh Kapolres Parepare, AKBP Budi S, agar jangan meresahkan masyarakat dan berjanji bersama tidak melakukan lagi keributan kedua ormas tersebut namun ternyata kedua ormas ini inkar dalam perjanjian sehingga terjadi keributan sehingga keduanya harus berurusan kembali ke polisi.

Ketua PP Kota Parepare, Fadly Agus Mante, kepada media, mengatakan bahwa Ia memintah kepada pihak kepolisian agar mengusut tuntas pelaku yang melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap anggotanya.

Hal yang sama diungkapkan Ketua PEKAT Parepare, Hj Nurtiaty Sjamsu Alam, bahka memintah kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan terhadap anggotanya tanpa pandang bulu.”saya tegaskan kepada pihak kepolisian agar mengungkap pelaku penganiayaan terhadap anggota saya,”tegasnya.

Pantauan penulis di kantor Polres Parepare kedua kubuh ini sudah dipanggil oleh penyidik, untuk dimintai keteranganya secara  terpisah, namun karena terbatas waktu maka duluan anggota PEKAT di periksa untuk dimintai keteranganya Sabtu malam (11/7/2020) dan lalu esoknya anggota PP juga dimintai keteranganya pada hari ini Ahad (12/7/2020). (***)

REDAKTUR

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Saigon, a crowded city of Vietnam. I am promoting for http://sneeit.com